Sistem Perekonomian Indonesia

Sistem merupakan agregasi atau pengelompokan objek-objek yang dipersatukan oleh beberapa bentuk interaksi yang tetap atau saling tergantung, sekelompok unit yang berbeda, yang dikombinasikan sedemikian rupa oleh alam atau oleh seni sehingga membentuk suatu keseluruhan yang integral dan berfungsi, beroperasi, atau bergerak dalam satu kesatuan.

Di dalam sistem perekonomian terbagi atas 3 jenis sistem yaitu, Sistem perekonomian pasar (Liberalis / Kapitalis), Sistem perekonomian perencanaan (Etatisme / Sosialis), dan Sistem perekonomian campuran.

Sistem Perekonomian Pasar (Liberalis / Kapitalis) :

  • Pengertian : Sistem perekonomian yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, menjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar- besarnya dan bebas melakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas. Sementara tujuan utama kegiatan produksi adalah menjual untuk memperoleh laba.
  • Ciri – Ciri :
    1. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
    2. Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.
    3. Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
    4. Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).
  • Negara-negara yang menganut sistem perekonomian pasar (liberal / kapitalis) : Amerika Serikat, Argentina, Kanada, Austria, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Inggris, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Australia, Afrika Selatan, dll.

Sistem Perekonomian Perencanaan ( Etatisme / Sosialis ) :

  • Pengertian : Dimana prinsip ekonominya adalah ‘setiap orang memberi ( kepada masyarakat ) menurut kemampuannya, dan setiap orang menerima sesuai dengan karyanya.Dan kemudian berkembang menjadi ‘setiap orang memberi sesuai dengan kemampuannya, dan setiap orang menerima menurut kebutuhannya’ dengankata lain‘distribusi menurut kebutuhannya’ ( Suroso, 1993 )
  • Ciri – Ciri :
    1. Faktor – factor produksi dimiliki dan dikuasai oleh pemerintah/negara.
    2. Pengambilan keputusan ekonomi bersifat desentralisasi dengan dikoordinasi oleh pasar.
    3. Rangsangan dan insentif diberikan berupa material dan moral, sebagai saran motivasi bagi para pelaku ekonomi.
  • Negara-negara yang menganut sistem perekonomian perencanaan (etatisme / sosialis) : Rusia, Kuba, Korea Utara, Vietnam, RRC, dan Uni Soviet.

Sistem Perekonomian Campuran :

  • Pengertian : Gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana ,dikendalikan dan diawasi oleh pemerintah dan pihak swasta pemerintah dan swasta, tetapi bekerja sama dalam masyarakat masih mempunyai memecahkan masalah ekonomi kebebasan yang cukup luas sehingga perekonomian tidak untuk menentukan kegiatan- lepas kendali.kegiatan ekonomi yang ingin mereka jalankan. sistem ekonomi dimana pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
  • Ciri – Ciri :
    1. Lebih mementingkan kepentingan umum daripada mementingkan kepentingan golongan.
    2. Pemerintah sebagai pengendali dalam persaingan kegiatan ekonomi.
    3. Adanya kebebasan berusaha, sehingga kreativitas individu tersalurkan.
    4. Hak milik perorangan dan swasta diakui oleh pemerintah tapi penggunaannya tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
  • Negara-negara yang menganut sistem perekonomian campuran : Amerika Serikat, Malaysia, Indonesia, Mesir, Prancis, dll.

Perbedaan Antara Sistem Perekonomian Pasar , Sistem Perekonomian Etatisme , dan Sistem Perekonomian Campuran :

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: